Sidang Paripurna DPRD dengan Agenda Penyampaian Pidato Bupati way Kanan


 
Pada pidato perdana Periode Kepemimpinan Kedua Bupati Adipati juga menyampaikan bahwa Untuk kondisi perekonomian Kabupaten Way Kanan selama periode 2016-2019 rata-rata tumbuh 5,16% dan pada tahun 2019 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adhb sudah mencapai 14,1 trilyun rupiah dengan PDRB perkapita sudah mencapai Rp. 31,378,767.84. Perekonomian daerah ditopang oleh lapangan usaha pertanian dengan kontribusi rata-rata terhadap PDRB atas dasar harga berlaku (ADHB) selama periode 2016-2019 mencapai 36,26% dan laju pertumbuhan rata-rata mencapai 2,65%, disusul oleh lapangan usaha industri pengolahan dengan kontribusi rata-rata mencapai 22,77% dan laju pertumbuhan rata-rata mencapai 6,45%, lapangan usaha perdagangan dengan kontribusi rata-rata mencapai 9,56% dan laju pertumbuhan rata-rata 6,29%, dan lapangan usaha konstruksi dengan kontribusi rata-rata mencapai 8,15% dan laju pertumbuhan rata-rata mencapai 8,03%.

“Sementarai sisi pembangunan Sumberdaya Manusia juga terus dilakukan, hal ini terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia yang pada tahun 2016 sebesar 65,74 meningkat menjadi 67,44 pada tahun 2020.  Hal ini ditopang oleh semakin baiknya angka harapan hidup, angka rata-rata lama sekolah, angka harapan lama sekolah, dan angka pengeluaran perkapita yang disesuaikan. Untuk kesejahteraan masyarakat juga semakin membaik, hal ini terlihat dari menurunnya angka kemiskinan, yang pada tahun 2016 angka kemiskinan sebesar 14,58% menurun menjadi 12,90% pada tahun 2020. Dalam hal tata kelola pemerintahan dibidang pengelolaan keuangan telah diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama 10 tahun berturut-turut. Sedangkan terkait pelayanan publik saat ini sudah berada pada zona hijau dengan Nilai 97,12 berada di peringkat 4 kabupaten seluruh Indonesia dan peringkat 1 se-Sumatera dan kualitas pengawasan APIP pada level 3”, ujar Bupati terpililh Periode 2021-2024 dengan Visi Way Kanan Unggul dan Sejahtera.

Jika kepemimpinan saya pada periode pertama 2016-2021 Kita berhasil menorehkan hasil pembangunan yang cukup baik dari aspek makro maupun mikro, dengan prestasi dan penghargaan, lanjutnya, maka kedepan kita menghadapi  persoalan dan tantangan yang berat dan kompleks. Covid 19 dengan segala dampak ekonomi dan sosialnya belum berakhir. Pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah, mengalami penurunan tajam. Pendapatan masyarakat juga menurun. Sementara untuk  mempertahankan pelayanan publik yang memadai,  kita memerlukan biaya pemeliharaan sarana dan prasarana yang cukup besar.  Keterbatasan finansial  dan SDM ini masih akan kita rasakan beberapa tahun kedepan. 

 

“Dengan pertimbangan kemampuan yang kita miliki dan  persoalan pandemik yang belum berakhir. Maka arah pembangunan saat ini dan kedepan akan lebih terfokus pada upaya pembangunan SDM khususnya penanggulangan Covid 19, pemulihan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik. Juga pembangunan SDM Bidang Kesehatan, Pendidikan dan Perlindungan Sosial. Sedangkan arah kebijakan pembangunan ekonomi, ditekankan pada  upaya pemulihan  dampak pandemik di sektor ekonomi.  Dengan prioritas peningkatan produktifitas pertanian, mengembangkan industri  kecil, pariwisata dan ekonomi kreatif.  Dengan target agar usaha-usaha hasil olahan pertanian, koperasi, UMKM serta kelompok tani tetap tumbuh dan berkembang. Selanjutnya pembangunan infrastruktur hanya akan lebih ditekankan pada upaya untuk menunjang pembangunan ekonomi, pembangunan SDM, mendorong kelancaran pelayanan publik dan peningkatan kualitas lingkungan hidup”, jelas Bupati Warga Kehormatan Artileri Marinir yang juga menjelaskan bahwa RPJMD pada saat ini masih dalam proses penyusunan. Dalam penyusunan RPJMD tersebut tentu akan mempertimbangkan beberapa kondisi yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang akan dihadapi dalam pembangunan kedepan.

Pengunjung